
Title : EXO dan SNSD Bertukar Jiwa????
Author : Baconyeojachingu
Pairing : kim Joon Myun a.k.a Suho & Kim Tae Yeon #mian marganya sama
Byun Baek Hyun & Tiffany Hwang a.k.a Hwang Mi Young
Park Chan Yeol & Jessica Jung a.k.a Jung Soo Yeon
Do Kyung Soo a.k.a D.O & Sunny a.k.a Lee Sun Kyu
Kim Jong In a.k.a Kai & Yoona a.k.a Im Yoon Ah
Oh se Hun & Seo Hyun a.k.a Seo Hyun
Genre : Comedy, romance, friendship, Fantasy, Schoollife
Rating : PG 15
Length : Chapter
HAI….. I AM BACK……. *teriak dari dorm exo, mian ya readerdeul chapter satu nya ini telat bgt…. Soalnya author sedang dilanda cobaan UTS bertubi-tubi…. FISIKA and MATEMATIKA bikin puyeng…. Sering bgt muncul pertanyaan di otak author “kenapa sih harus ada yg namanya fisika and matematika?” Huuufffttt, tp gapapa deh, kan ada baekkie yg ngajarin, hehehehe *dibacokexotic. Ini kok jadi curcol ya? Mian readerdeul, author lagi konslet *plak!
Ehm… Ehm… waktu di TEASER author sempat bilang kalo yuri, soo young, ama hyoyeon sekolah di luar negeri, tapi gak jadi ya. Mereka akan dijadikan other cast di sini, mian author plin plan, hehehehe
Okey, yang terakhir author tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada readers tersayang DON’T FORGET TO RCL, NO SILENT READER, NO BASH, NO PLAGIATOR. *walopun epep ini jelek author gak mau pihak mana pun memplagiat baik sebagian ataupun keseluruhan dari epep ini.
BACONYEOJACHINGU PRESENT
ENJOY IT
^_~bbuing bbuing^_~
Author’s POV
SM INTERNATIONAL HIGH SCHOOL, sekolah terpopuler dan terfavorite di Korea. Orang yang bisa masuk ke sana bukan orang sembarangan. Murid-murid yang bersekolah di sana merupakan orang-orang pilihan. Tidak ada yang namanya masuk ke sana karena status sosial keluarganya tinggi ataupun masuk dengan membayar sejumlah uang, TIDAK SAMA SEKALI.
Kebanyakan siswa siswi yang bersekolah di sana akan membentuk kelompok dengan beberapa anggota. Biasanya kepopuleran mereka tergantung pada sebanyak apa prestasi yang bisa diraih member grup tersebut.
Kelas XI-A, kelas XI paling popular di sana. Tentu, dari generasi ke generasi orang sudah tau bahwa yang paling popular selalu kelas A. kelas A merupakan kelas STAR dimana orang-orang di dalamnya adalah orang yang benar-benar berprestasi. Tapi jangan mengira siswa dan siswi di kelas XI-A itu kaku , pendiam, atau bahkan cupu. Kalian salah jika menilai seperti itu. Kelas XI-A sama dengan kelas lain bahkan sama dengan siswa siswi pada umunya. Mereka juga sering membuat kegaduhan, berkelahi, bercanda, ya keistimewaan mereka hanyalah prestasi.
Berbicara tentang berkelahi, di kelas XI-A ada dua grup yang paling sering membuat keributan. Sebut saja EXO dan SNSD. Well, siapa yang tidak kenal grup yang dua ini? Seluruh penjuru SM INTERNATIONAL HIGH SCHOOL sudah tau. EXO adalah grup siswa kelas XI yang paling terkenal di sana, dan SNSD adalah EXO versi yeoja. Mereka hampir sama terkenalnya dengan EXO.
EXO beranggotakan Suho, Baekhyun, Chanyeol, D.O, Kai, dan Sehun. Sedangkan SNSD beranggotakan Taeyeon, Tiffany, Jessica, Sunny, Yoona, dan Seo Hyun.
Suho merupakan leader dari grup itu sekaligus ketua kelas XI-A. Insiden pemilihan ketua kelas tujuh bulan yang lalu membuatnya harus saling membenci dengan kim tae yeon. Tae yeon mencalonkan diri sebagai ketua kelas namun kalah satu suara dari suho. Di sinilah akar permasalahan kedua grup ini. Sejak kejadian itu, Sehun sering kali membangga-banggakan suho yang terpilih sebagai ketua kelas hingga membuat Taeyeon salah paham. Ia mengira sehun bermaksud mengejeknya. Karena masalah yang sebenarnya sepele ini pulalah Baekhyun dan Tiffany ikut bermusuhan. Pasalnya Baekhyun berhasil merebut gelar Tiffany sebagai juara satu umum. Lagi-lagi Sehun yang notabenenya adalah evil berhasil memperkeruh masalah-walaupun sehun sebenarnya tidak sadar dengan apa yang ia lakukan.
Seo Hyun yang terpancing emosinya melihat sehun pun mengejek dan mengolok-olokkan namja itu, hingga sah lah EXO dan SNSD bermusuhan. #mian banyakan narasi, langsung ke story yuk! CEKIDOT
^_~bbuing bbuing^_~
“KYAAAAAAAAAAAAAA KRIS SEONSAENGNIMMMMM!!!!!!” Jessica berteriak
histeris kala guru favoritenya itu memasuki ruang kelas mereka. “Dia
mulai lagi!” Chanyeol memasang wajah bosan sambil menatap datar pada
Jessica yang menatap Kris saem berbinar-binar.Kris saem yang notabenenya memang tampan hanya meletakkan beberapa buku yang dibawanya di atas meja. Suho selaku ketua kelas segera memimpin teman-temannya untuk memberi hormat pada Kris saem. #skip penghormatannya ya.
“ Tugas yang saya berikan silahkan dikumpul, dan yang tidak mengerjakan segera maju ke depan. “ walaupun Kris saem masih muda, kewibawaannya sungguh tidak diragukan lagi.
“Seonsaengnim aku sudah mengerjakannya!” Jessica lagi-lagi berteriak dari tempat duduknya sambil mengacungkan buku tugas di atas kepalanya. Kris saem hanya tersenyum tipis ke arah Jessica lalu beralih menatap muridnya yang lain. Sejenak kemudian Jessica membekap mulutnya sendiri sambil menatap kagum pada sosok tinggi tampan di depannya.
“Apa ada yang tidak mengerjakan?” Tanya Kris saem pada muridnya yang lain. Jessica yang selalu heboh tiap ia masuk sudah biasa dilihatnya hingga ia pun tidak terlalu mempedulikan kehebohan yeoja itu.
“ Hmm baiklah, Park Chan Yeol silahkan kerjakan nomor satu ke depan!” perintah Kris saem pada salah satu muridnya yang bisa dibilang murid paling tinggi di kelasnya.
“Seonsaengnim, seonsaengnim, aku mau mengerjakan no dua!” teriak Jessica dari bangkunya.
“Ya baik, Jessica silahkan!” Kris saem juga sudah terbiasa dengan Jessica yang selalu ingin mengerjakan soal ke papan tulis. #wah, Jessica kok semangat bgt ya maju ke papan tulis? Kalo author mah, pundung di pojokan biar gak disuruh ama guru, *plak, ga ada yg nanya
Jessica mengambil bukunya lalu bergabung dengan Chan Yeol yang tengah mengerjakan soal nomor satu. Yeoja itu dengan semangat menulis jawabannya di papan tulis sampai-sampai ia tak menyadari bahwa orang di sampingnya tengah memperhatikan wajahnya yg berseri dari samping. Orang itu-Chan yeol-menatap Jessica seolah berkata –sebegitu-sukanya-kah-kau-pada-kris-saem-
“Chan Yeol, kerjakan sendiri! Jangan contek Jessica!” ucap Kris saem yang ternyata menyadari Chan Yeol yang sejak tadi memperhatikan Jessica. Ia memang tidak ingin ada muridnya yang menyontek. #Chanyeol oppa kan gak nyontek!dasar kris jelek! *ditabok exotic
Mendengar penuturan Kris saem, Jessica segera mendeath glare Chan Yeol yang dibalas pelototan tajam oleh Chan Yeol. “ Aku tidak menyontek, week!” Chanyeol menjulurkan lidahnya pada Jessica sebelum kembali berkutat pada soal di hadapannya.
Tak samapi beberapa menit, Chan Yeol sudah menyelesaikan soalnya begitu juga dengan Jessica. Mereka dipersilahkan duduk ke bangku masing-masing. Semntara itu Kris saem memperhatikan jawaban kedua siswanya sambil memasukkan tangan ke saku. #wah pasti keren bgt! ABAIKAN!
Ia berdehem sejenak lalu kembali mengahadapkan tubuh tegapnya pada murid-murid. “Jessica sepertinya jawabanmu kurang tepat. Soalnya memintamu meyebutkan benda-benda peninggalan kerajaan saat perang bukan benda peninggalan peralatan perang.” #mian, pelajarannya author Cuma ngarang, hehehehe
“Coba bawa buku teks sejarahmu ke sini!” sambung kris saem lagi. #what? Jadi kris guru sejarah? *gubrak. Pelajaran kebencian author tuh! *ga ada yg nanya
Jessica pun membawa buku teks sejarahnya ke depan seperti permintaan Kris saem.
Kris saem membuka lembaran demi lembaran buku Jessica sementara itu Jessica hanya menatap wajah Kris saem-mengagumi ciptaan tuhan di hadapannya. Ia tersenyum aneh sambil memperhatikan pahatan wajah Kris yang hampir mendekati kata sempurna itu.
“Coba kau lihat ini!” Kris saem menunjuk bagian buku hingga membuat Jessica harus mendekat ke samping Kris lalu memperhatikan bagian buku yang ditunjuk seonsaengnimnya itu. Kris mulai menerangkan panjang lebar sementara Jessica yang sebenarnya sudah tau dengan apa yang akan dikatakan Kris saem hanya memperhatikan wajah bijaksana guru mudanya itu ketika menjelaskan. Senyuman manis tak kunjung lepas dari bibirnya membuat Kris saem jengah sendiri diapandang begitu oleh Jessica.
Kris saem berdehem merasakan Jessica yang lebih berkonsentrasi dengan wajahnya dari pada materi yang baru saja ia smapaikan. “Kau sudah mengerti?” Tanya Kris saem padanya. Jessica hanya mengangguk-angguk dengan manic matanya yang masih memperhatikan Kris saem. “Ehm.. coba sebutkan kembali.” Ucap Kris saem lagi.
“Bla bla bla bla bla bla bla… “ Jessica mengulangi perkataan Kris dengan lancer, padahal ia tidak dengar sama sekali. Ia memang sudah menguasai materi ini dan sengaja menulis jawaban yang salah di papan agar dapat menatap wajah kris saem dari dekat.
“ Ehem… “ Kris berdehem lagi lalu mempersilahkan Jessica duduk kembali ke bangkunya. Setelah itu Kris saem yang memang merasakan pipinya memanas berpura-pura untuk memperhatikan jawaban Chan Yeol di papan tulis hingga membuatanya membelakangi murid-murid.
^_~bbuing bbuing^_~
Do Kyung Soo kini tengah memperhatikan sosok Sunny
dan Yoona yang tengah berjalan menyusuri koridor sekolah. Pasalnya,
Kyung soo sudah lama menyimpan perasaan pada seorang yeoja bernama
Sunny. Namun, ia harus memendam perasaannya karena status grupnya dan
grup yeoja itu yang merupakan musuh besar. Akhirnya, kyung soo pun hanya
bisa memperhatikan Sunny diam-diam seperti sekarang ini.Kyung soo mengangkat sebuah buku untuk menutupi wajahnya. Sesekali ia menurunkan bukunya hingga ia dapat melihat sunny dan Yoona yang sedang berbincang-bincang di pinggiran koridor. Sungguh jam istirahat yang menyenangkan bagi Kyung soo.
“Kyaaaa… Luhan seonbae imut sekali!” teriakan Sunny spontan membuat Kyung soo menurunkan bukunya. Dapat dilihatnya Luhan sedang melakukan aegyo bbuing bbuing entah karena Sunny yang memintanya atau apa. ‘Mwo? Sejak kapan sunny suka namja imut?’ Tanya Kyung soo pada dirinya sendiri lalu kembali memperhatikan Sunny dan Yoona dengan Luhan yang telah berlalu dari sana.
“Kau lihat kan bbuing bbuing nya tadi? Kyeopta!!!” sunny berteriak histeris pada Yoona.
“Apa kau sangat suka Luhan seonbae?” Kyung soo menajamkan pendengarannya menunggu jawaban dari Sunny yang sukses membuat Kyung soo tegang.
“Aku memang suka Luhan seonbae dan aku akan menyukai namja yang bisa lebih imut dari pada Luhan seonbae.” Ucapan Sunny sukses membuat mata bulat Kyung soo melebar.
Ia mulai berdiri dari bangkunya menuju toilet pria.
Kyung soo memperhatikan pantulan wajahnya di depan kaca besar toilet yang baru saja dimasukinya. Kyungsoo menyipitkan matanya. Kedua tangannya dikepalkan lalu ia taruh di pipi kanan dan kirinya. “Bbuing bbuing” ucapnya menirukan pose Luhan tadi. “ aku imut tidak ya?” Tanya Kyung soo pada dirinya sendiri. #biar author yg jawab , Kyaaa D.O oppa, kmu imut pke BANGET mmuaacah. *plak ABAIKAN
“Yaa! Young min-a, apa aku imut?” kali ini Kyung soo bertanya pada hoobaenya Youngmin yang tergabung dalam grup bernama boyfriend. Hoobaenya itu kebetulan sedang melintas hendak keluar dari toilet. “ Imut seonbae.” Jawab Youngmin seadanya lalu bermaksud meninggalkan Kyung soo. Niat Young min yang hendak pergi ternyata tidak dapat ia laksanakan karena sekarang ini Kyung soo sedang mencengkram bahunya sambil menatap Youngmin degan tatapan berbinar. “Benarkah? Kau tidak bohong kan? Aku imut kan?” Kyung soo mengguncang-guncangkan bahu hoobaenya itu.
Young min menatap malas pada Kyung soo sambil berusaha melepaskan cengkraman Kyung soo di kedua bahunya. “Kau memang imut seonbae tapi sepertinya kau perlu memeriksakan kejiwaanmu.” Ucap youngmin lalu berlalu dari tempat itu.
Tak mempedulikan perkataan Youngmin yang terakhir, Kyung soo berjalan keluar toilet sambil bersiul-siul gembira. Sesampainya di kelas, ia kembali menanyai pendapat orang mengenai status keimutannya. Kyung soo mendekat kea rah Kai yang tengah mengangguk-angguk mengikuti dentuman musik di earphone yang dipakainya. “ Ya.. Kkamjong-a!” Kyung soo memukul pelan meja kai hingga namja itu melepas earphonenya lalu menatap malas pada Kyung soo, “apa?” Tanya Kai malas.
“bbuing bbuing!” Kyung soo membuat pose aegyo nya “bagaimana? Imut tidak?” sambung Kyung soo kemudian.
Kai yang tadinya berekspresi malas berubah berbinar begitu melihat aegyo Kyung soo. “Kyeopta Do Kyung soo!” teriak Kai sambil mencubit pipi kanan san kiri Kyung soo, namun dengan cepat namja itu segera menepis tangan nista Kai dari pipi chubby nya. “ Coba kau yang beragyo, aku mau lihat!” pinta D.O. “bbuing bbuing!” teriak Kai menirukan D.O tadi. D.O menggembungkan pipi lalu membekap mulut takut tawanya meledak melihat aegyo Kai. ‘Benar-benar tidak pantas!’ batin Kyung soo menjerit.
“Bagaimana? Imut tidak?” Tanya Kai dengan mata berkaca-kaca. “Euung, coba kau lihat sendiri!” Kyung soo menyodorkan kaca kecil ke arah Kai. “Bbuing bbuing!” Kai menglang posenya yang tadi sambil menatap pantulan wajahnya di cermin. “KYYAAAA” teriak Kai kemudian disusul bunyi BRUK yang ditimbulkan oleh kepalanya yang menubruk meja.
Pandangan orang-orang di kelas itu beralih pada Kai dan Kyung soo. “Wae geurae?” bebrapa orang mendekat mengerubungi kai yang tengah tak sadarkan diri dan Kyung soo yang berekspresi 0.0
“Dia kenapa?” Tanya Suho si ketua kelas.
“Ani… tadi dia hanya melihat wajahnya beraegyo di cermin lalu pingsan.” Kyung soo memasang wajah innocent menatap beberapa orang yang kini berdiri mengelilinya.
“Mwo? Kai beraegyo? Muahahahahhahahahahahha……….” Baekhyun dan Chanyeol mengeluarkan tawa evil mereka.
“Baekhyun, kau dengar itu? Kai beraegyo… Kai beraegyo… Muahahahahhahaha….” Dengan heboh Chan Yeol memukul lengan Baekhyun beberapa kali sanking geli nya membayangkan Kai beraegyo.
Suho tertawa pelan bersama orang-orang lainnya. Tapi kenapa Sehun diam saja? Apa menurutnya itu tidak lucu? Huuufffttt…. Entahlah.
“Ya sudah, bawa dia ke ruang kesehatan!” perintah Suho pada Kyung soo. Namja itu hanya mengangguk lalu memapah Kai bersama seorang teman sekelasnya.
TEEEEEEETTTTTTTTTTTTTTT #ceritanya bunyi bel, hehe
Murid-murid yang tadi tertawa mulai kembali ke bangku masing-masing mendengat bunyi bel yang telah bordering. Tak lama Choi seonsaengnim yang merupakan guru matematika sekaligus wali kelas mereka memasuki kelas. Choi seonsaengnim bernama lengkap Choi Soo Young. Guru muda yang paling cantik di SM INTERNATIONAL HIGH SCHOOL.
Choi seonsaengnim melangkahkan kaki jenjangnya menuju meja guru. Setelah penghormatan sejenak Choi saem mulai bertanya kepada murid-muridnya akn keberadaan Kai , Kyung soo, dan Myung soo. “Kemana Kai , myung soo, dan kyung soo?” ucap Choi seonsaengnim.
“Kai pingsan seonsaengnim. Kyung soo dan Myung soo membawanya ke ruang kesehatan.” Ucap Suho selaku ketua kelas. “Mwo? Kenapa Kai bisa pingsan? Kalian berkelahi?”
“Animida seonsaengnim.”
“Lalu kenapa ia pingsan?”
Suho terlihat ragu mengungkapkan alasan yang sebenarnya. “Eeeerr, sebenarnya dia pingsan karena melihat wajah aegyo nya di cermin seonsaengnim.” Ucap Suho membuat anggota SNSD menundukkan wajah menyembunyikan tawa mereka , sedangkan sehun malah tertawa terbahak-bahak sambil memukul pelan mejanya beberapa kali. Semua mata teruju pada sehun seolah berkata tak-taukah-dia-bahwa-dilarang-tertawa-dalam-kelas-Choi-saem.
Merasa tak ada yang mengikuti alunan tawanya, sehun perlahan-lahan berhenti lalu memandangi wajah-wajah yang menatapnya iba.
“OH SEHUN! KAU LUPA PERATURAN NO. 2? DILARANG TERTAWA DI KELASKU!” teriak Choi saem yang mengeluarkan deathglare mematikannya.
Suho tak dapat berbuat banyak selain merutuki kebodohan salah satu anggotanya itu. Kenapa sehun tidak tertawa saat jam istirahat dan malah tertawa di kelas Choi saem, dasar bodoh!
Sementara itu Choi saem segera keluar dari ruangan kelas. Di luar kelas, ia mengeluarkan saputangan dari saku lalu mengelap bulir-bulir kecil di dahinya. ‘Dasar Sehun bodoh!’ rutuk Choi saem yang tanpa diketahui oleh orang lain itu phobia tertawa.
Setelah merasa cukup, Choi saem masuk kembali ke ruangannya. Ia berusaha keras menyembunyikan ketakutannya mendengar suara tawa Sehun tadi. “Oh sehun, cepat kemari!” titah Choi saem.
Sambil menundukkan wajahnya Sehun mengahampiri Choi saem di mejanya. “Berdiri di sana sampai jam pelajaranku selesai!” Sehun hanya mampu beranjak ke sudut kelas yang ditunjuk Choi saem dengan wajah murung. “Angkat satu kakimu!” perintahnya lagi membuat wajah Sehun makin tak menentu.
“Sebelum memulai pelajaran, kalian tau kan kalau aku akan member pelajaran hidup?” Choi saem mengingatkan murid-muridnya mengenai kebiasaan anehnya tersebut. Kalian tahu? Hanya choi saem lah guru yang memberikan pelajaran aneh itu di SM INTERNATIONAL HIGH SCHOOL. Pelajaran itu hanyalah beruap nasehat yang menurut Choi saem perlu diingat seumur hidup. Dan tiap masuk ke kelas, ia akan memberikan satu nasehat yang disebutnya sebagai pelajaran hidup.
“Pealajaran hidup hari ini adalah Jika kau berkulit hitam, berhidung pesek, dan tidak berpengalaman jangan melakukan aegyo. #plis ya, jangan ada yg ngeroyokin author, ingat ini Cuma fic
Murid-murid di kelasnya bersusah payah menahan tawa karena tak ingin bernasib sama seperti sehun. Pelajaran hidup dari Choi saem selalu aneh dan tidak bermutu, tapi itulah Choi saem. Chanyeol menutupi wajahnya dengan buku lalu tertawa tanpa suara. “Kasihan Kai.” Ucapnya dalam hati.
^_~bbuing bbuing^_~
“Yaa, Kim Jong In, kau tau apa pelajaran hidup hari ini?” Tanya Chan yeol. “Memangnya apa?” Tanya Kai.“Jika kau berkulit hitam, berhidung pesek, dan tidak berpengalaman jangan melakukan aegyo… Muahahahhahahahahhaha……” Chan yeol tertawa heboh setelah menirukan perkataan Choi saem tadi di sekolah. “Kau tau? Secara tidak langsung Choi saem melarangmu melakukan aegyo.” Tambah Baekhyun lalu menyusul Chanyeol tertawa terbahak-bahak.
Kai menatap dua makhluk nista di hadapannya dengan death glare terbaik yang dia miliki. “Dasar! Memangnya kau akan terlihat imut saat melakukan aegyo eoh?” tantang Kai pada Chan Yeol dan BaekHyun. “Tentu saja! Bbuing bbuing!” keduanya beraegyo ria menampilkan wajah yang teraaaammmaaat imut. Akhirnya Kai pun hanya bisa pasrah menerima kenyataan bahwa dia tidak pantas melakukan aegyo.
Sehun yang sedang menyetir sempat menoleh ke belakang untuk melihat kelakuan teman-temannya. “He, tidak usah lihat ke belakang! Berkonsentrasi saja pada jalan!” Suho mentoel kepala Sehun dengan jari telunjuknya. “ Sehun-a, lihat ini ! Muahahahahhaha….” Chanyeol menyodorkan ponselnya ke arah Sehun. Sehun yang sedang menyetir pun memutar kepalanya sejenak untuk melihat apa yang ditunjukkan Chan yeol. “Muahahahahhahahaha…..” Sehun tertawa terbahak-bahak sambil memutar kembali tubuhnya menghadap jalan.
Sementara itu SNSD sedang dalam perjalanan pulang ke rumah sejak pulang dari sebuah pesta kecil yang mereka adakan tiap minggu. Tiffany memejamkan matanya berusaha menikmati alunan music dari earphone, Sunny tidur memeluk bonekanya, Taeyeon sibuk memainkan ponsel, Yoona membaca buku tebal, Seohyun memainkan IPADnya sementara Jessica mereka biarkan menyetir.
Berkali-kali Jessica terkantuk-kantuk karena tidak ada yang mengajaknya berkomunikasi. Ya, dia akan sangat mengantuk apabila sedang dalam suasana hening.
TIIITTT TIIITTT TIIIITT sehun mengklakson mobilnya yang baru ia sadari sudah sangat dekat dengan dashboard sebuah mobil berwarna putih. Ia baru sadar karena sejak tadi sibuk tertawa karena Chan yeol.
Jessica yang baru tersadar akan bunyi klakson keras langsung sadar dari tidurnya. Matanya melebar melihat dashboard sebuah mobil berwarna merah hanya berjarak tiga centimeter dari mobil yang sedang ia bawa. “JESSSIIICCAAAA!!!!” teriak member SNSD yang lain. BRRUUUKKKK! Kedua mobil itu saling bertubrukan hingga salah satu mobil terbalik dan menimbulkan bunyi yang amat keras. Orang-orang di sekitar lokasi itu mulai mendekat. Mereka mengerubungi kedua mobil yang terlibat kecelakaan tanpa berani menolongnya. Beberapa dari mereka menelepon polisi dan rumah sakit.
Di tengah hiruk pikuk itu, berdiri seorang namja bermata panda tak jauh dari lokasi kecelakaan, namja itu menatap tajam ke arah dua mobil itu. Matanya mengikuti gerakan cahaya biru menembus tubuh-tubuh korban kecelakaan seolah ia mengarahkan kemana cahaya biru itu harus masuk. Tak ada yang melihat pemandangan cahaya biru itu kecuali dia. Namja itu tersenyum sinis lalu berbalik meninggalkan lokasi.
TBC
Mian ya telat bgt publish chap 1 nya… hehe.. RCL juseyo… author menunggu loh, babay… ^_~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar