Pengikut

Sabtu, 03 November 2012

Rainbow

"Hyung! Hujannya sudah selesai! Ayo lihat pelangi!" Yixing menepuk bahu Joonmyun. Joonmyun pun menoleh lalu mengangguk setuju.
"Ne, Yixing-ah! Ayo pergi ke atas bukit!" Joonmyun meraih tangan Yixing untuk ikut bersamanya. Yixing mengangguk antusias.

2012 © Red Uranus
Rainbow
Pairing: SuLay
Rate: K+
WARNING: AU! BL. Typo. OOC.
Cast Belongs To God!



Zhang Yixing dan Kim Joonmyun. Yixing adalah pindahan dari China. Ia pindah ke desa Gwansim pada umur 4 tahun. Sedangkan Joonmyun sudah menetap sedari dulu di Desa Gwansim. Mereka adalah warga Desa Gwansim yang bertetangga. Jadi wajar jika mereka dekat.
Apalagi mengingat umur mereka yang sama. Melihat pelangi sehabis hujan di atas bukit adalah kebiasaan yang mereka lakukan. Sejak mereka berusia 5 tahun sampai umur mereka yang sekarang, 13 tahun. Iya, sekarang mereka berumur 13 tahun.
"Whoa! Hyung, lihat, pelanginya mulai samar!" Yixing menghentikan kakinya secara mendadak. Ia hampir saja terjatuh jika Joonmyun tak menolongnya. Joonmyun yang melihat kecerobohan Yixing hanya menghela napas.
"Yak! Zhang Yixing! Aku juga tahu pelanginya mulai samar! Tapi setidaknya perhatikan 'daratan'!" Joonmyun berseru.
"Mianhae, hyung. Habisnya kan sia-sia jika kita ke sini tapi pelanginya tidak ada." Yixing mengerucutkan bibirnya, cemberut.
"Tapi, hyung..." Yixing melanjutkan perkataannya, "Pelanginya tetap indah ya walaupun kelihatan samar!" Lalu Yixing pun tersenyum manis.
"Ne, indah. Tapi tak seindah dirimu Yixing-ah." Joonmyun keceplosan. Muka Yixing memerah.
Joonmyun merutuki perkataannya. Yixing menundukkan wajahnya. Keadaan dianatara mereka berdua menjadi canggung.
Yixing pun memulai pembicaraan untuk menghilangkan suasana canggung di antara mereka.
"Hyung, hyung! Mungkin jika diumpamakan dengan pelangi, kau itu biru sedangkan aku merah!"
Joonmyun memandang Yixing heran, "Hah? Kenapa begitu Yixing-ah?"
"Hehehe, aku tak tau alasanku tepat atau tidak. Tetapi, hyungitu tenang. Seperti warna biru. Sedangkan aku...err... ribut? Ya, ribut. Seperti warna merah." Yixing tersenyum ke arah Jonnmyun.
"Hmm? Jadi karena itu ya? Biru dan merah. Kalau di pikir-pikir kita ini saling melengkapi ya?" Joonmyun balas tersenyum.
'Blush'
Muka Yixing memerah. Ia membatin kalut, 'Ya Tuhan, kenapa kau membuatku mencintai Kim Joonmyun?'
"Yixing-ah? Kau kenapa?" Joonmyun bertanya karena heran melihat muka Yixing yang memerah.
Yixing (yang sudah tersadar dari batinan kalutnya) menoleh dan menjawab dengan wajah merah, "Eum... Tidak apa-apa kok hyung."
Joonmyun menghela napas, ia bertanya lagi kepada Yixing,"Yixing-ah, jika ada yang menyatakan parasaan kepadamu kau akan menjawab apa?"
Yixing menjawab seraya menundukan kepalanya, "Bagaimana ya? Tergantung sih. Mungkin jika orang itu orang yang aku cintai aku akan menerimanya."
Joonmyun mengernyitkan dahinya seraya membantin, 'Orang yang Yixing cintai? Siapa? Semaga saja itu adalah aku!'
Lalu Yixing mengangkat kepalanya. Ia menoleh kepada Joonmyun, "Memangnya kenapa menanyakan itu?"
Joonmyun tertawa hambar, "Kenapa ya? Aku hanya ingin tahu sih."
"Oh... Begitu. Kalau hyung, siapa yang hyung cintai?" Yixing balas bertanya.
'Sekarang saat yang tepat! Aku harus menyatakan cintaku kepada Yixing!' Joonmyun membatin seraya tersenyum ke arah Yixing.
"Ada kok. Dia malah sangat dekat denganku. Tapi sepertinya ia tak menyadarinya."
"Nuguya, hyung?"
"Zhang Yixing."
"Oh. Tunggu... MWOYA? Zhang Yixing?"
Muka Yixing memerah. Joonmyun terkekeh melihat muka Yixing yang memerah.
"Ne. Zhang Yixing. Memangnya kenapa?"
"Tapi... Tapi..."
"Tapi apa?"
"Itu sulit dipercaya!"
"Ne. Memang. Tapi aku terlanjur jatuh hati kepadamu Yixing-ah.Saranghaeyo!""
Yixing terdiam sesaat. Ia lalu membuka mulutnya unutk membalas perkataan Joonmyun.
"Nado Saranghaeyo hyung."
"Ayo pulang! Yixing-ah!" Joonmyun mengulurkan tangannya kepada Yixing.
Yixing menyambut uluran tangan Yixing. "Ne. Hyung!"
Mereka berdua pun pulang ke rumah bersama-sama.
END

A.N: FF SuLay yang terbuat karena galau konser Junsu yang gak sempet saya tonton. Sebenernya saya lebih nge-shipperin TaoRis. Tapi... Tangan saya sudah terlanjur menulis SuLay ;_; #OkeIniApa.
REVIEW?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar